Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Serangan Rudal dan Drone Hantam Infrastruktur Energi UEA, Kuwait, hingga Bahrain

Serangan Rudal dan Drone Hantam Infrastruktur Energi UEA, Kuwait, hingga Bahrain

Internasional Minggu, 5 April 2026 20:09 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta — Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat tajam setelah Iran melancarkan serangan rudal dan drone yang menghantam sejumlah fasilitas energi strategis di kawasan Teluk, termasuk Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait, dan Bahrain, pada Minggu (5/4/2026).

Serangan tersebut menyasar infrastruktur energi dan fasilitas sipil yang dinilai vital bagi perekonomian kawasan. Sejumlah kebakaran dilaporkan terjadi di kompleks petrokimia, tangki penyimpanan energi, hingga unit pembangkit listrik dan desalinasi air.

Advertisement

Menurut laporan media internasional, otoritas di Abu Dhabi tengah berjibaku memadamkan kebakaran yang terjadi di pabrik petrokimia Borouge di kawasan industri Ruwais, di pesisir barat laut UEA. Kebakaran diduga dipicu puing-puing hasil intersepsi sistem pertahanan udara terhadap rudal dan drone Iran.

BACA JUGA:  Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

Pihak berwenang menyatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun aktivitas di fasilitas itu dihentikan sementara sambil menunggu penilaian kerusakan.

Di Kuwait, dua unit pembangkit listrik dan fasilitas desalinasi air dilaporkan mengalami kerusakan material yang signifikan akibat serangan drone. Selain itu, sejumlah fasilitas milik Kuwait Petroleum Corporation juga dilaporkan terdampak, memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi dan air bersih di negara tersebut.

Ancaman ini menjadi sangat serius mengingat negara-negara Teluk sangat bergantung pada fasilitas desalinasi untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat di kawasan gurun.

Sementara itu di Bahrain, sebuah tangki penyimpanan energi milik Bapco Energies terbakar setelah dihantam drone. Api berhasil dipadamkan dan situasi disebut telah terkendali, meski evaluasi kerusakan masih terus dilakukan.

BACA JUGA:  Intelijen Ukraina Klaim 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Iran sebelumnya menegaskan bahwa serangan ini merupakan respons atas serangan Amerika Serikat dan Israel yang menghantam sejumlah target strategis di wilayah Iran sejak akhir Februari.

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) bahkan mengklaim secara terbuka bahwa sasaran mereka adalah fasilitas petrokimia, industri aluminium, dan infrastruktur yang dianggap berkaitan dengan kepentingan ekonomi Amerika Serikat di kawasan Teluk..

Serangan terbaru ini menambah eskalasi konflik regional yang kini tidak lagi terbatas pada wilayah Iran dan Israel, tetapi telah meluas ke pusat-pusat energi utama dunia.

Pengamat menilai, jika eskalasi terus berlanjut, dampaknya berpotensi memengaruhi harga minyak global, stabilitas pasokan energi, serta keamanan kawasan Timur Tengah secara keseluruhan.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Unjuk Rasa Tuntut Biaya Hidup di Prancis Meluas ke Sejumlah Negara Eropa

Internasional

Pemerintah Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah, Gelombang Protes Pecah

Internasional

Iran Tegaskan Diplomasi Jadi Jalan Keluar Konflik, Pembukaan Selat Hormuz Tunggu Syarat Terpenuhi

Internasional

Tiga Wilayah Bersatu Dorong Kemerdekaan, Masa Depan Inggris Raya Dipertanyakan

BERITA TERBARU

Hudi Nurhudiyat: Menguatkan Kearifan Lokal dan Tasawuf

Majelis Al Ma’arijul Wathon Bahas Kekeliruan Kebatinan, Tekankan Integrasi Syariat dan Hakikat

Prabowo Ungkap Alasan Koalisi Gemuk: Indonesia Sebesar Eropa, tapi Hanya Punya Satu Kabinet

KPK Surati Panglima TNI soal Dugaan Keterlibatan Prajurit Aktif dalam Korupsi Dana Bencana BNPB

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version