Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » KPK Gerebek Kantor Disbudparpora Ponorogo, Ungkap Jaringan Suap dan Proyek Monumen Reog

KPK Gerebek Kantor Disbudparpora Ponorogo, Ungkap Jaringan Suap dan Proyek Monumen Reog

Daerah Kamis, 13 November 2025 0:08 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto ilustrasi

Advertisement

GazanaPublika.com, Ponorogo — Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bergerak cepat menelusuri dugaan praktik korupsi yang melibatkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. Pada Rabu (12/11/2025) siang, penyidik menggeledah Kantor Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo.

Dari lokasi tersebut, petugas terlihat membawa sejumlah koper berisi dokumen dan perangkat elektronik yang diduga berkaitan dengan proyek pembangunan Monumen Reog di Kecamatan Sampung, yang anggarannya mencapai Rp73,87 miliar.

Advertisement

Sumber internal menyebut, penggeledahan berlangsung lebih dari dua jam. Bahkan, penyidik turut memeriksa mobil dinas milik Kepala Disbudparpora Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi, yang baru saja tiba dari rapat paripurna di DPRD setempat.

Setelah itu, tim KPK melanjutkan penggeledahan ke rumah mewah milik Indah Bekti Pratiwi di Jalan Batoro Katong. Indah disebut-sebut berperan penting dalam menyalurkan uang suap antara Direktur RSUD dr Harjono, dr Yunus Mahatma, dengan Bupati Sugiri dan Sekda Ponorogo Agus Pramono.

BACA JUGA:  Gerakan Ayah Mengantar Anak Hari Pertama Sekolah Mendapat Dukungan Resmi di Berbagai Daerah

Pantauan lapangan menunjukkan, para penyidik tiba di rumah Indah sekitar pukul 16.30 WIB dengan pengawalan ketat anggota Brimob. Gerbang rumah langsung ditutup rapat dan pemeriksaan berlangsung tertutup hingga menjelang petang.

Belum diketahui apakah Indah dan suaminya yang merupakan pengusaha berada di dalam rumah saat penggeledahan berlangsung.

Menurut Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, Indah memiliki peran strategis dalam memfasilitasi aliran uang suap senilai Rp500 juta. Dana itu disebut berasal dari permintaan dr Yunus Mahatma, yang berupaya mempertahankan jabatannya sebagai Direktur RSUD dr Harjono.

“Indah Bekti Pratiwi membantu komunikasi antara Yunus dan pegawai bank untuk proses pencairan uang. Dana tersebut kemudian akan diserahkan melalui kerabat Bupati Sugiri bernama Ninik,” ungkap Asep dalam konferensi pers sebelumnya.

BACA JUGA:  PSI Garut Gelar Cukur Rambut Gratis, Kolaborasi dengan Seniman Pangkas ASGAR Indonesia

Namun, sebelum uang berpindah tangan, KPK lebih dulu mengendus transaksi haram tersebut dan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (7/11) lalu.

Dari hasil OTT itu, empat orang resmi ditetapkan sebagai tersangka, yakni Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Sekda Agus Pramono, Direktur RSUD Yunus Mahatma, dan pihak swasta Sucipto.

Operasi ini disebut sebagai bagian dari upaya KPK membongkar jaringan korupsi di Ponorogo yang melibatkan sejumlah pejabat daerah dan pihak swasta dalam proyek infrastruktur serta mutasi jabatan.

Advertisement

KPK Perang Wisata
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Kamonesan NJP Cianjur Himpun 110 Seniman, Siapkan Kolaborasi Kolosal ‘Sasakala Gunung Padang’

Daerah

KPK Tetapkan 8 Tersangka dalam Kasus Dugaan Suap Pengurusan HGB Summarecon di Bogor

Daerah

Sherly Tjoanda Keluhkan 16 Ribu Hektare TORA Tak Kunjung Dibagikan ke Petani

Daerah

Massa Geruduk Kantor Bupati Pekalongan, Tuntut Kepsek dan Guru yang Terekam CCTV Dipecat

BERITA TERBARU

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

Penggali Sumur di Malingping Meninggal, Tertimbun 7 Jam

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version